Profil ProdukStandar konsentrasi pabrik hidrokarbon total non-metana dari "Standar Emisi Komprehensif Polutan Udara" (B1627-1996) adalah 5mg / m3. Kexiao Company sesuai dengan penentuan dalam edisi keempat "Metode pemantauan udara dan gas knalpot", mengadopsi sepuluh katup satu sampel dua pilar dan satu FID pengujian program optimasi proses untuk memenuhi persyaratan pengujian total hidrokarbon dan non-metana hidrokarbon total, konsentrasi deteksi minimum 0,05 mg / m3Itu.
Fitur UtamaKarakteristik metode analisis ini:
Konfigurasi FID tunggal menghilangkan FID ganda yang menyebabkan kesalahan karena perbedaan sensitivitas FID.
Kolom pengisian ganda bersamaan, sepuluh katup sampel mencapai satu sampel, sementara menganalisis total hidrokarbon dan metana.
2. Instrumen eksperimen
GC1690 gas kromatometer (Hangzhou Kexiao Chemical Instrument Equipment Co., Ltd.);
JO-4 (Dalian);
3. Proses uji coba
3.1 Proses pengolahan sampel
Proses pengolahan sampel merujuk pada Metode 1 dari Metode Pemantauan Udara dan Gas Api (edisi keempat). Menggunakan suntik kaca 100ml, suntik disegel setelah pengambilan sampel di tempat.
3.2 Kondisi kromatografi
Suhu kolom: 50 ℃
Suhu detektor: 150 ℃
Suhu pemotong sampel: 150 ℃
Jumlah sampel: 1ml
Aliran kolom: 20ml / min
3.3 Analisis Kualitatif
Sampel masuk ke kolom analisis total hidrokarbon, hanya satu puncak total hidrokarbon, komponen lain dalam sampel tidak dapat dipisahkan; Sampel masuk ke kolom analisis metana yang dapat memisahkan metana dari komponen lainnya.
1.4 Analisis kuantitatif
Menggunakan metana sebagai gas standar, menggunakan metode skala luas, hasilnya diukur dalam metana.
4. Hasil eksperimen
4.1 Uji kesempatan sistem
Analisis menggunakan gas standar metana 5 μmol/mol (VN), hasilnya dapat dilihat di Tabel 1.

4.2 Kurva standar
Menggunakan suntik kaca 100ml, metode pencairan bertahap demi bertahap nitrogen murni tinggi mengkonfigurasi konsentrasi yang berbeda: gas standar metana 5/10/20/50/100μmol/mol, masing-masing untuk analisis sampel gas standar dalam jumlah yang tepat, dengan area puncak dan konsentrasi gas standar yang sesuai untuk membuat kurva standar.
Dengan menganalisis kondisi kromatografi di atas, dapat mendapatkan grafik kurva standar berikut:


4.3 Analisis udara dehydrasi
Karena tanggapan O2 di FID memiliki gangguan positif terhadap analisis total hidrokarbon, udara dehydrasi diperlukan sebagai kosong, total hidrokarbon sampel sebenarnya perlu dikurangi dari udara.
Gangguan. Analisis udara dehydrasi dapat dilihat di Gambar 4. Hasil kuantitatif dalam tabel 2

4.4 Analisis sampel udara
Menyerap udara dalam ruangan uji dengan suntik kaca 10ml, seperti kromatografi gas untuk analisis, spektrogram di Gambar 5, 3 analisis berulang di Tabel 3

Pengulangan kuantitatif total hidrokarbon adalah 2,04%, pengulangan kuantitatif metana adalah 1,74%, memenuhi persyaratan metode pengujian kuantitatif. Non-metana total hidrokarbon = total hidrokarbon - udara kosong - metana = 4,60-1,74-2,40 = 0,45 μmol / mol atau 0,32 / m3
1. Kesimpulan
Menggunakan metode yang dijelaskan ini dapat memenuhi pengujian total hidrokarbon dan non-metana total hidrokarbon di udara, sesuai dengan persyaratan standar nasional, konsentrasi deteksi minimum dapat mencapai 0,05 mg / m3.
